PEKANBARU – Dalam upaya mencegah terjadinya penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi dan kerbau, pemerintah pusat memberikan vaksin kepada seluruh daerah di indonesia, termasuk provinsi Riau.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan untuk tahun 2026, Provinsi Riau mendapatkan 44.700 dosis vaksin PMK dari pemerintah.
“Alhamdulillah di tahun ini kita dapat 44.700 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat, dalam upaya mencegah terjadinya penularan penyakit terhadap hewan ternak sapi dan kerbau,” ujar Mimi, Sabtu, 17 Januari 2026.
Dijelaskannya, 44.700 dosis vaksin nantinya akan didistribusikan ke-12 kabupaten/kota di riau. Rencananya vaksin tersebut akan dikirimkan dalam dua tahapan, untuk pengiriman pertama yang akan dilakukan pada senin 19 Januari 2026 besok.
“Vaksin ini akan didistribusikan ke-12 Kabupaten/Kota, karena pelaksanaannya ada di wilayah tersebut,” katanya.
Mimi menuturkan, jumlah vaksin yang diberikan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 lalu yang mendapatkan 40 ribu dosis vaksin.
“Tahun ini vaksin PMK yang diberikan meningkat dibandingkan tahun 2025 lalu yang mendapatkan 40.000 dosis,” tuturnya.
Adapun rincian pendistribusian 44.700 dosis vaksin pmk tahun 2026 yakni kabupaten Kuantan Singingi mendapatkan 3.000 dosis, Indragiri Hulu 8.000 dosis, Indragiri Hilir 1.800 dosis, Pelalawan 1.500 dosis, Siak 4.000 dosis, Kampar 6.000 dosis, Rokan Hulu 10.000 dosis, Bengkalis 2.500 dosis, Rokan Hilir 4.550 dosis, Kepulauan Meranti 2.000 dosis, Pekanbaru 850 dosis dan Kota Dumai 500 dosis. **
sumber: RRI.CO.ID













