KLK Catat Laba Bersih Kuartal Ketiga 2025 Meningkat Sebesar RM346,59 Juta

KUALA LUMPUR – Kuala Lumpur Kepong Bhd (KLK) mencatat laba bersih yang lebih tinggi sebesar RM346,59 juta untuk kuartal ketiga yang berakhir pada 30 Juni 2025 (kuartal ketiga tahun fiskal 2025), dibandingkan dengan RM240,18 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan meningkat menjadi RM6,43 miliar pada kuartal yang ditinjau dari RM5,50 miliar sebelumnya.

KLK menyatakan laba segmen perkebunan melonjak menjadi RM620,0 juta pada kuartal tersebut dari RM363,4 juta pada tahun sebelumnya, didorong oleh harga minyak sawit mentah dan inti sawit yang lebih tinggi, volume penjualan yang lebih kuat, dan kenaikan nilai wajar.

Sementara itu, KLK menyatakan segmen pengembangan propertinya mencatat laba yang lebih rendah sebesar RM9,0 juta dibandingkan dengan RM18,7 juta sebelumnya.

Segmen investasi dan lainnya mencatat kerugian sebesar RM58,4 juta dibandingkan dengan laba sebesar RM342,7 juta tahun lalu, terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dividen dan kerugian ekuitas dari perusahaan asosiasi di luar negeri,” ungkapnya.

KLK mengumumkan dividen interim sebesar 20 sen per saham, tidak berubah dari tahun sebelumnya.

Ke depannya, grup ini menyatakan bahwa mereka berada di posisi yang tepat untuk memberikan kinerja yang lebih baik untuk Tahun Anggaran 2025 yang berakhir pada 30 September 2025, dibandingkan dengan Tahun Anggaran 2024.

Siklus belanja modal utama telah selesai dengan investasi utama yang telah dilakukan, dan belanja modal telah kembali normal.

Dengan tetap kuatnya arus kas, grup ini akan terus menerapkan pendekatan yang bijaksana dan disiplin dalam menjalani sisa Tahun Anggaran 2025, dengan mempertimbangkan lanskap ekonomi makro yang menantang,” ungkapnya.**

sumber: New Straits Times
Diterjemakan; Google Translate